Kerupuk ini begitu sederhana, baik dari
bahan-bahan komposisinya, cara pembuatannya, maupun harganya pun tak
kalah sederhana alias murah meriah sekali. Di daerah
Kediri, kerupuk ini biasa disebut kerupuk upil.
Bukan jorok ya… Pada awal dibuatnya kerupuk ini, kerupuk ini dibuat dengan
ukuran kecil-kecil, dan rasanya cenderung asin. Rasa asin inilah yang
diidentikkan oleh anak-anak desa sebagai upil (kotoran hidung).
Tak sulit menemukan bahan baku kerupuk upil
ini. Hanya tepung tapioka, garam, dan bawang putih.
Seperti proses pembuatan kerupuk pada umumnya, setelah diuleni, adonan dikukus
untuk kemudian diiris dan dijemur dibawah sinar matahari.
Proses penggorengannya pun tak kalah sederhana,
tak perlu berliter-liter minyak untuk menggoren kerupuk upil
ini. Warga di Kediri biasanya menggoreng menggunakan pasir panas yang
sebelumnya sudah dibersihkan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar